Minahasa vs Spanyol, 10 Agustus 1644

Kalau mau dikaji-kaji, sebenarnya hari ini Sabtu 10 Agustus 2013 adalah hari yang istimewa bagi Asia, bagi Indonesia, khususnya bagi Minahasa. Mengapa tidak. Karena tepat 369 tahun lalu, pecah perang Minahasa-Spanyol (10 Agustus 1644) yang berakhir dengan kekalahan bangsa Eropa itu di tanah Minahasa. Jadi, tanggal ini penuh nilai heroisme dan patriotisme, ketika untuk pertama kalinya ada bangsa kulit putih dikalahkan oleh bangsa Asia.

Kita hanya diajarkan bahwa nasionalisme Indonesia bangkit oleh nasionalisme Turki di bawah Kemal Ataturk awal abad ke-20, dan kemenangan Jepang 1905 dalam Perang Rusia-Jepang ketika bangsa Eropa itu terpaksa tandatangani perjanjian Shimonoseki tanda menyerah pada Jepang. Mengapa tidak diajarkan bahwa nasionalisme bangsa harus dimulai dari kemenangan Minahasa terhadap Spanyol???

Kalau begitu sejarah harus ditulis ulang!!!

Tondano, 10 Agustus 2013
Fendy E. W. Parengkuan.
Sejarawan / Budayawan

This entry was posted in Reflection and tagged , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s